Kalender Jawa | Cek Weton | Hari Baik untuk Menikah | Weton Jodoh | Arti Mimpi

Google Adsense akan muncul di sini

Kalkulator Weton + Neptu

Weton: Sebuah Penjelasan Mendalam

Konsep Penanggalan dan Astrologi Khas Jawa

🔮Apa Itu Weton?

Weton adalah salah satu konsep paling fundamental dan khas dalam kebudayaan Jawa. Lebih dari sekadar penanda hari lahir, Weton merupakan sebuah sistem penanggalan yang kompleks, memadukan siklus hari (tujuh hari dalam seminggu) dengan siklus pasaran (lima hari dalam sepekan) dalam kalender Jawa. Kombinasi unik ini diyakini membawa energi, karakter, dan takdir yang spesifik bagi individu yang lahir pada hari tersebut.

Secara etimologis, kata **Weton** merupakan kependekan dari **Wedal** yang dalam bahasa Jawa halus berarti "keluar" atau "lahir," merujuk pada hari kelahiran seseorang.

1. Saptawara (Tujuh Hari)

Ini adalah siklus harian yang kita kenal secara universal. Setiap hari memiliki nilai numerik yang disebut **Neptu Hari**.

Hari Neptu Hari
Minggu (Ahad) 5
Senin 4
Selasa 3
Rabu 7
Kamis 8
Jumat 6
Sabtu 9

2. Pancawara (Lima Hari Pasaran)

Ini adalah siklus khusus dalam kalender Jawa, yang sangat penting karena setiap hari pasaran juga memiliki nilai numerik, disebut **Neptu Pasaran**.

Pasaran Neptu Pasaran
Kliwon 8
Legi 5
Pahing 9
Pon 7
Wage 4

Cara Menghitung Weton

Perhitungan Weton yang paling mendasar adalah dengan menentukan **Nilai Neptu Kelahiran** seseorang. Nilai ini adalah kunci utama yang digunakan dalam Primbon Jawa.

Rumus Perhitungan:

Neptu Weton = Neptu Hari + Neptu Pasaran

Siklus Weton akan berulang setiap 35 hari, dengan nilai Neptu Weton berkisar antara 7 (terendah) hingga 18 (tertinggi).

Contoh Perhitungan:

  1. Contoh 1: Senin Pon

    Neptu Hari Senin (4) + Neptu Pasaran Pon (7) = 11

  2. Contoh 2: Kamis Kliwon

    Neptu Hari Kamis (8) + Neptu Pasaran Kliwon (8) = 16

  3. Contoh 3: Sabtu Pahing

    Neptu Hari Sabtu (9) + Neptu Pasaran Pahing (9) = 18 (Nilai Neptu Tertinggi)

Nilai Neptu Weton ini kemudian menjadi dasar untuk perhitungan Primbon yang lebih lanjut (misalnya, dibagi 7 atau 8) untuk meramalkan kecocokan dan nasib.

Makna Hari & Pasaran (Simbolisme)

Setiap Hari dan Pasaran memiliki makna simbolis, elemen alam, dan pengaruh kosmologis yang diyakini membentuk watak seseorang.

Makna Hari (Saptawara)

Hari Simbolisme/Watak Utama
Minggu (Ahad)Sumur Sinaba (sumber ilmu), berwibawa, berhati mulia.
SeninSari-Sari (berulang-ulang), pekerja keras, memiliki daya tarik.
SelasaDadi Kayu (menjadi kayu), ambisius, pemberani, tetapi mudah marah.
RabuDaun (kemakmuran), ramah, memegang teguh janji, cerdas.
KamisBumi (tanah), berpendirian kuat, bertanggung jawab, sedikit keras kepala.
JumatAir (ketenangan), enerjik, disukai banyak orang, berjiwa sosial.
SabtuWatu (batu), lapang dada, pekerja keras, keras kepala, pemaaf.
Makna Pasaran (Pancawara)

Pasaran Arah Mata Angin Elemen/Watak Utama
KliwonTengah (Pusat)Elemen **Api/Angin**. Watak: Sering disebut *lakuning bumi*, berwibawa, tetapi mudah tersinggung.
LegiTimurElemen **Udara**. Watak: Sering disebut *manis*, jujur, ceria, pandai bergaul, tetapi suka mencampuri urusan orang lain.
PahingBaratElemen **Air**. Watak: Sering disebut *lakuning geni*, mandiri, berambisi kuat, tetapi cenderung suka menyendiri.
PonSelatanElemen **Logam**. Watak: Sering disebut *lakuning banyu*, pendiam, berjiwa sosial, namun mudah cemburu.
WageUtaraElemen **Tanah**. Watak: Sering disebut *lakuning lintang*, teguh, suka menolong, tetapi keras kepala.

❓ Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apakah Weton hanya digunakan untuk meramal nasib?

Tidak sepenuhnya. Meskipun ramalan (watak, jodoh, rezeki) adalah fungsi yang paling populer, peran utama Weton dalam tradisi Jawa adalah sebagai panduan waktu. Weton digunakan untuk menentukan hari baik (**Dina Apik**) untuk upacara pernikahan, pindah rumah, atau memulai usaha.

Apa perbedaan antara Weton dan Primbon?

**Weton** adalah *data input*-nya (kombinasi Hari dan Pasaran). Sementara **Primbon** adalah *buku panduan* atau *metode perhitungan* yang berisi tafsiran dan rumus-rumus untuk membaca Weton tersebut. Primbon adalah warisan leluhur yang mencakup berbagai perhitungan, termasuk tata letak rumah, dan lain-lain.

Apakah Weton masih relevan di era modern?

Ya, bagi masyarakat Jawa yang memegang teguh tradisi, Weton tetap sangat relevan. Di era modern, fungsinya juga bergeser menjadi bagian dari identitas budaya dan sarana untuk memahami diri sendiri (seperti astrologi), bukan sebagai penentu takdir mutlak.

⚠️ Disclaimer Budaya dan Batasan Interpretasi

Penting bagi pembaca modern untuk memahami Weton dalam konteks yang benar:

  • Warisan Budaya: Weton dan Primbon adalah warisan leluhur dan kearifan lokal Jawa, mencerminkan pandangan hidup mereka.
  • Bukan Takdir Absolut: Weton sebaiknya dipandang sebagai *potensi* atau *kecenderungan* sifat dasar (karakter), bukan penentu mutlak nasib. Keputusan dan tindakan individu tetap yang utama.
  • Interpretasi Beragam: Tafsiran Primbon bisa berbeda-beda. Ambil makna yang positif sebagai motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
  • Fungsi Mitigasi: Dalam tradisi, Weton digunakan untuk *mitigasi* risiko (misalnya, menyeimbangkan Neptu kurang baik dengan memilih tanggal baik), bukan untuk menghindari kehidupan.
Google Adsense akan muncul di sini

📅 Weton Hari Ini

Tanggal hari ini: 15 January 2026

Hari: Kamis (Neptu: 8)

Pasaran: Pahing (Neptu: 9)

Weton lengkap: Kamis Pahing

Total Neptu: 17


Penjelasan singkat jika lahir pada weton tersebut

Watak:

Tipe 'Lakuning Gunung' (berjalannya gunung). Ambisius, cerdas, dan tegas, mampu memimpin. Wataknya keras kepala, tidak mudah menyerah, dan penuh semangat. Sering disalahpahami karena sikapnya yang dominan.

Rejeki:

Bagus sekali dan berlimpah dalam bidang profesional, bisnis, atau jabatan tinggi. Neptu tertinggi yang menjanjikan kemakmuran.

*Data mengenai watak dan rejeki ini telah kami olah dan padukan dari referensi utama primbon Jawa, yaitu Serat Pawukon dan Serat Primbon Betaljemur Adammakna.

Google Adsense akan muncul di sini
Weton Jawa: Arti, Cara Hitung, dan Fungsinya dalam Primbon Jawa
Weton Jodoh: Cari Tahu Kecocokanmu dan Pasangan Menurut Primbon Jawa
Pantang! Jangan Pakai Batik Parang untuk Pernikahan Adat Jawa, Kenapa?
Susah Jodoh? Ini Tirakat yang Dilakukan Orang Jawa Kuno
Prosesi Selametan Ibu Hamil dan Tata Caranya dalam Budaya Jawa
Benarkah dan Perlukah Ganti Nama Supaya Bisa Buang Sial?
Hati-hati! Ini Arti Weton Jodoh yang Rawan Konflik/ Perselingkuhan (Menurut Primbon Jawa)
Arti dan Makna “Suro” dalam Budaya Jawa dan Pantangannya
Kejawen dan Paguyuban Penghayat Kepercayaan: Spiritualitas Jawa yang Tetap Hidup
Pengalaman Spiritual Kejawen: Perjalanan Laku Kebatinan sebagai Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan YME
Google Adsense akan muncul di sini

About | Privacy Policy | Terms & Conditions | Disclaimer | Contact