Kalender Jawa | Cek Weton | Hari Baik untuk Menikah | Weton Jodoh | Arti Mimpi

Google Adsense akan muncul di sini

Weton Jodoh: Cari Tahu Kecocokanmu dan Pasangan Menurut Primbon Jawa

Dalam kepercayaan Jawa, ada pepatah yang sangat terkenal: “Jodoh itu misteri, tapi bisa diikhtiari.”

Artinya, meski takdir jodoh memang di tangan Tuhan, manusia tetap bisa berusaha dan mencari tanda-tanda kecocokan. Salah satu cara yang dipercaya sejak ratusan tahun lalu oleh leluhur Jawa adalah dengan menghitung weton jodoh — perhitungan yang menggabungkan hari lahir dan pasaran Jawa untuk membaca potensi hubungan dua orang.

Menariknya, hingga sekarang tradisi ini masih lestari, terutama di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Banyak pasangan muda, bahkan yang hidup di kota besar, diam-diam masih penasaran: “Weton kita cocok nggak, ya?””

Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu weton jodoh, cara membacanya, arti dari setiap hasil, hingga cara menyikapi jika ternyata hasilnya tidak seindah harapan.

Apa Itu Perhitungan Weton Jodoh?

Dalam penanggalan Jawa, setiap hari memiliki dua elemen: hari (Senin–Minggu) dan pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Masing-masing memiliki nilai angka yang disebut neptu.

Contohnya:

  • Minggu = 5
  • Senin = 4
  • Selasa = 3
  • Rabu = 7
  • Kamis = 8
  • Jumat = 6
  • Sabtu = 9

Sedangkan pasaran:

  • Legi = 5
  • Pahing = 9
  • Pon = 7
  • Wage = 4
  • Kliwon = 8

Weton seseorang diperoleh dengan menjumlahkan nilai neptu hari + pasaran kelahiran.

Misalnya seseorang lahir Jumat Kliwon, maka neptunya 6 + 8 = 14.

Begitu juga pasanganmu. Setelah itu, hasil kedua neptu dijumlahkan, lalu dicocokkan dengan tabel Primbon Weton Jodoh

Perhitungan ini tidak hanya sekadar “cocok atau tidak cocok”, tetapi juga melihat:

  • Watak dan ego masing-masing
  • Rezeki setelah menikah
  • Keberuntungan dan keselamatan keluarga
  • Keharmonisan rumah tangga dan keturunan

Karena dalam pandangan Jawa, pernikahan bukan hanya menyatukan dua insan, tapi juga dua energi kehidupan dan dua garis nasib yang harus seimbang.

Tabel Weton Jodoh dan Maknanya

Berikut ini beberapa hasil weton jodoh yang paling sering disebut dalam Primbon Jawa:

Hasil Weton JodohMakna / Interpretasi
PegatCenderung banyak masalah, bisa berpisah jika tak bisa saling menahan ego.
RatuSangat cocok, pasangan saling menghargai dan disegani.
Jodoh TinariKehidupan penuh kebahagiaan dan rezeki yang lancar.
TopoBanyak ujian hidup, tapi jika kuat akan jadi pasangan yang tangguh.
PaduSering ada perdebatan kecil, perlu komunikasi yang baik.
SujananAda potensi hadir pihak ketiga, harus saling menjaga kepercayaan.
PetiPerlu kewaspadaan terhadap kesehatan dan keselamatan.

Setiap hasil memiliki pesan dan pembelajaran. Tidak semuanya berarti buruk; bahkan yang tampak “kurang baik” bisa berubah menjadi berkah jika dijalani dengan kesadaran dan usaha bersama.

Contoh Cara Menghitung Weton Jodoh

Misalnya:

Kamu lahir pada Selasa Pahing (3 + 9 = 12)

Pasanganmu lahir Jumat Kliwon (6 + 8 = 14)

Total = 12 + 14 = 26

Dalam Primbon Jawa, hasil 26 termasuk kategori Tinari, yang berarti rezeki lancar dan hubungan harmonis. Pasangan dengan hasil ini dianggap saling mendukung dan membawa keberuntungan bagi keluarga.

Tapi, jika hasilnya termasuk kategori seperti Pegat atau Sujanan, bukan berarti hubungan kalian harus berakhir. Justru di sanalah ujian keimanan, kesabaran, dan kedewasaan diuji.

Kalau Hasil Weton Jodoh Kurang Baik, Apa Harus Putus?

Jawabannya: tidak selalu.

Leluhur Jawa justru sangat bijak. Mereka tidak mengajarkan untuk takut pada hasil weton, melainkan memahami dan menyeimbangkan energi yang ada.

Beberapa ikhtiar penyeimbang yang biasa dilakukan antara lain:

  1. Ruwatan

    Upacara penyucian diri untuk membersihkan energi buruk. Bisa dilakukan secara simbolis, misalnya dengan mandi kembang tujuh rupa atau doa bersama keluarga.

  2. Wilujengan / Selamatan

    Doa bersama untuk memohon keselamatan dan berkah, biasanya dengan tumpeng dan sesaji sederhana. Tujuannya agar pernikahan mendapat restu dari alam dan leluhur.

  3. Bangun Nikah

    Istilah Jawa untuk “menguatkan pernikahan”. Dilakukan dengan niat tulus dan ritual kecil agar hubungan makin kokoh.

  4. Puasa atau Laku Spiritual

    Bisa berupa puasa Senin-Kamis, mutih, atau sekadar meditasi dan doa. Intinya adalah menenangkan batin dan menguatkan niat baik.

  5. Memilih Hari Baik Pernikahan

    Jika hasil weton jodoh kurang ideal, biasanya keluarga akan mencari hari baik menikah (penanggalan yang memperkuat energi positif pasangan). Tujuan semua ini bukan untuk menentang takdir, tetapi membangun keseimbangan batin dan energi agar rumah tangga berjalan harmonis.

Makna Filosofis di Balik Weton Jodoh

Budaya Jawa kaya akan simbolisme. Setiap tradisi selalu menyimpan pesan moral. Weton jodoh bukan sekadar “ramalan”, tapi juga refleksi agar manusia lebih mengenal diri sendiri dan pasangannya.

Mengajarkan Introspeksi.
Dengan mengetahui watak berdasarkan weton, kita bisa belajar mengendalikan ego dan memahami pasangan lebih dalam.

Mengajarkan Ikhtiar dan Tawakal.
Manusia berusaha, tetapi hasil tetap milik Tuhan. Inilah keseimbangan antara spiritualitas dan realitas.

Menghormati Leluhur dan Budaya.
Tradisi ini menjadi cara halus untuk menghargai kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun.

Modern Tapi Tetap Berbudaya

Di era modern seperti sekarang, tak sedikit yang menganggap weton hanya takhayul. Namun bagi banyak keluarga Jawa, tradisi ini masih dianggap bagian dari identitas budaya dan spiritualitas.

Generasi muda kini banyak yang mempelajari weton bukan untuk menakut-nakuti diri, tapi untuk:

  • Mengenal pasangan dari sisi karakter dan energi.
  • Menemukan keselarasan dalam hubungan.
  • Menghormati orang tua dan adat leluhur.

Kuncinya adalah menempatkan weton sebagai panduan, bukan penentu mutlak.

Hubungan yang sehat tetap dibangun dari komunikasi, empati, dan komitmen.

Cek Weton Jodoh Kamu Sekarang!

Kalau kamu ingin tahu apakah kamu dan pasangan:

  • Punya kecocokan watak dan energi?
  • Perlu penyeimbang tertentu untuk menjaga keharmonisan?
  • Atau justru punya potensi rezeki yang lancar setelah menikah?

Kamu bisa mulai dengan menghitung weton masing-masing dan menjumlahkannya sesuai Primbon Jawa.

➡️ Cek Weton Jodoh di sini
➡️ Lihat juga: Hari Baik Menikah Menurut Primbon Jawa

Penutup

Weton jodoh mengajarkan bahwa hubungan tidak hanya soal cinta, tapi juga tentang menyatukan dua energi, dua keluarga, dan dua nasib. Apapun hasil perhitungannya, yang paling penting adalah niat baik, komunikasi, dan rasa saling menghargai.

Karena seperti pepatah Jawa berkata:

“Niat becik, bakal ngundang rejeki lan rahayu.”
(Niat yang baik akan mendatangkan rejeki dan keselamatan.)

Selama niatmu tulus, hasil weton hanyalah pemandu kecil dalam perjalanan cinta yang panjang.

Google Adsense akan muncul di sini

📅 Weton Hari Ini

Tanggal hari ini: 30 November 2025

Hari: Minggu (Neptu: 5)

Pasaran: Legi (Neptu: 5)

Weton lengkap: Minggu Legi

Total Neptu: 10


Penjelasan singkat jika lahir pada weton tersebut

Watak:

Termasuk tipe 'Sumur Sinaba' (tempat orang meminta nasihat) yang berwibawa, cerdas, dan jujur. Wataknya kuat namun lembut hati, suka kedamaian, dan cenderung tertutup. Kekurangan: mudah curiga dan kaku.

Rejeki:

Rejeki cukup stabil dan bagus, datang dari profesi yang melibatkan kepemimpinan, pendidikan, atau konsultasi.

*Data mengenai watak dan rejeki ini telah kami olah dan padukan dari referensi utama primbon Jawa, yaitu Serat Pawukon dan Serat Primbon Betaljemur Adammakna.

Google Adsense akan muncul di sini
Weton Jawa: Arti, Cara Hitung, dan Fungsinya dalam Primbon Jawa
Weton Jodoh: Cari Tahu Kecocokanmu dan Pasangan Menurut Primbon Jawa
Pantang! Jangan Pakai Batik Parang untuk Pernikahan Adat Jawa, Kenapa?
Susah Jodoh? Ini Tirakat yang Dilakukan Orang Jawa Kuno
Prosesi Selametan Ibu Hamil dan Tata Caranya dalam Budaya Jawa
Benarkah dan Perlukah Ganti Nama Supaya Bisa Buang Sial?
Hati-hati! Ini Arti Weton Jodoh yang Rawan Konflik/ Perselingkuhan (Menurut Primbon Jawa)
Arti dan Makna “Suro” dalam Budaya Jawa dan Pantangannya
Kejawen dan Paguyuban Penghayat Kepercayaan: Spiritualitas Jawa yang Tetap Hidup
Pengalaman Spiritual Kejawen: Perjalanan Laku Kebatinan sebagai Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan YME
Google Adsense akan muncul di sini

About | Privacy Policy | Terms & Conditions | Disclaimer | Contact