Kalender Jawa | Cek Weton | Hari Baik untuk Menikah | Weton Jodoh | Arti Mimpi

Google Adsense akan muncul di sini

Weton Jawa: Arti, Cara Hitung, dan Fungsinya dalam Primbon Jawa

Dalam budaya Jawa, setiap orang memiliki weton — kombinasi antara hari lahir dan pasaran Jawa.

Weton dianggap sebagai penanda kepribadian, nasib, dan arah hidup seseorang. Banyak orang Jawa percaya, weton bisa membantu memahami karakter diri, kecocokan jodoh, hingga menentukan hari baik untuk acara penting seperti pernikahan, pindah rumah, atau memulai usaha.

Bagi masyarakat Jawa, weton bukan sekadar tanggal lahir, tapi simbol hubungan antara manusia dengan alam dan waktu. Tak heran, hingga sekarang, banyak keluarga Jawa yang masih mencatat weton bayi yang baru lahir di kalender atau bahkan menyimpan robekan kalender harian sebagai arsip keluarga.

Kamu pernah melihat kebiasaan ini di rumah nenek atau orang tua?

Asal-usul Konsep Weton dalam Budaya Jawa

Sistem weton berasal dari penanggalan Jawa yang diciptakan pada masa pemerintahan Sultan Agung Hanyakrakusuma (1613–1645 M) dari Kesultanan Mataram. Sultan Agung menyatukan tiga sistem waktu:
1. Penanggalan Saka (Hindu)
2. Penanggalan Hijriyah (Islam)
3. Penanggalan Masehi (Barat)

Hasil perpaduan itu melahirkan kalender Jawa, yang unik karena menggabungkan unsur astronomi, spiritualitas, dan filosofi kehidupan.

kalender jawa

*gambar hanya ilustrasi pemanis

Kalender ini tidak hanya mencatat waktu, tetapi juga energi hari — sebab setiap hari dalam pandangan Jawa dianggap memiliki “getaran” atau watak harian yang memengaruhi kehidupan manusia.

Dari sinilah muncul konsep weton, yaitu hari lahir (Senin–Minggu) yang dipadukan dengan pasaran Jawa (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon).

Apa Itu Pasaran Jawa?

Kalender Jawa mengenal siklus lima harian yang disebut pasaran. Setiap lima hari, satu siklus pasaran akan berulang. Berbeda dari minggu Masehi yang tujuh hari, pasaran menambah dimensi spiritual dalam perhitungan waktu.

Pasaran JawaMakna Filosofis
LegiManis, lembut, membawa ketenangan dan keselarasan.
PahingBerenergi tinggi, penuh semangat dan ambisi.
PonBijaksana, tenang, mampu menenangkan suasana.
WageSederhana, pekerja keras, tekun dalam laku hidup.
KliwonSakral, intuitif, dan dekat dengan dunia spiritual.
Contoh: Jika seseorang lahir pada Selasa Pahing, berarti ia lahir pada hari Selasa dalam sistem Masehi dan pasaran Pahing dalam kalender Jawa — kombinasi inilah yang disebut weton.

Neptu Jawa: Angka Spiritual di Balik Weton

Dalam perhitungan Primbon Jawa, setiap hari dan pasaran memiliki nilai angka spiritual yang disebut neptu. Neptu ini dipercaya menunjukkan kekuatan lahir dan batin seseorang.

Selain hari dan pasaran, dikenal juga neptu, yaitu angka yang menunjukkan kekuatan spiritual-harmonis seseorang.

TABEL NEPTU - KALENDER JAWA / PRIMBON JAWA
HariNeptuPasaranNeptu
Minggu5Legi5
Senin4Pahing9
Selasa3Pon7
Rabu7Wage4
Kamis8Kliwon8
Jumat6
Sabtu9

Cara Menghitung Neptu Weton

Rumus:
Neptu Hari + Neptu Pasaran = Neptu Weton

Contoh:
Lahir pada Selasa Legi - Selasa = 3 - Legi = 5 ✅ Total neptu = 3 + 5 = 8

Nilai ini kemudian digunakan untuk membaca watak, rejeki, atau kecocokan jodoh dalam Primbon Jawa.

Perbedaan Kalender Jawa dan Kalender Masehi

Kalender JawaKalender Masehi
Ada pasaran & neptuTidak ada pasaran
Unsur spiritual dan budayaBersifat umum & global
Digunakan untuk hitungan hari baik dan laku spiritualUntuk kegiatan administratif & internasional
Ada Wuku, Sasi, dan Pranata MangsaAda bulan Januari–Desember
Kalender Jawa tidak sekadar mencatat waktu, tetapi juga menyelaraskan energi manusia dengan semesta. Oleh karena itu, perhitungan weton sering dikaitkan dengan Primbon, kitab tradisional Jawa yang berisi ramalan, petunjuk laku, dan panduan hidup berdasar harmoni kosmis.

Fungsi dan Makna Weton dalam Kehidupan Orang Jawa

Bagi masyarakat Jawa, weton bukan hanya angka — tetapi peta kehidupan. Setiap kombinasi hari dan pasaran dianggap membawa karakter tertentu yang membentuk pribadi seseorang.

Berikut beberapa fungsi utama weton dalam kehidupan tradisional Jawa:

1. Mengetahui Watak dan Karakter Diri

Setiap weton memiliki ciri khas watak. Misalnya, orang dengan weton Selasa Kliwon dikenal berwibawa namun keras kepala, sedangkan Jumat Legi sering digambarkan lembut dan membawa keberuntungan bagi sekitarnya.

2. Menghitung Weton Jodoh

Dalam Primbon Jawa, perhitungan weton jodoh digunakan untuk melihat tingkat kecocokan pasangan. Neptu kedua orang dijumlahkan dan diinterpretasikan: apakah membawa rukun, drama, rejeki lancar, atau tantangan rumah tangga.

Meskipun tidak dijadikan patokan mutlak, tradisi ini dipercaya membantu pasangan memahami energi satu sama lain sebelum menikah.

3. Menentukan Hari Baik (Dino Apik)

Weton juga digunakan untuk menentukan waktu terbaik dalam melaksanakan acara penting:

- Pernikahan (nikahan)
- Pindah rumah (boyongan)
- Mendirikan usaha baru (wiwitan dagang)
- Syukuran atau ruwatan

Tujuannya agar kegiatan berlangsung lancar dan penuh keberkahan.

4. Sebagai Dasar Laku Spiritual

Bagi sebagian masyarakat kejawen, weton digunakan untuk menentukan waktu berpuasa, berdoa, atau semedi. Misalnya, seseorang bisa memilih hari weton kelahiran untuk melakukan tirakat, sebagai bentuk introspeksi dan penyelarasan diri dengan alam semesta.

Filosofi Weton: Harmoni Antara Alam, Waktu, dan Manusia

Orang Jawa percaya bahwa setiap manusia lahir membawa energi dari alam semesta. Hari dan pasaran tempat ia lahir menjadi tanda bagaimana energi itu bekerja dalam kehidupannya.

Filosofi ini mencerminkan pandangan hidup orang Jawa yang menekankan keseimbangan (rukun) antara lahir dan batin, manusia dan alam, serta nasib dan usaha.

Dalam Serat Centhini dan Primbon Betaljemur Adammakna, disebutkan bahwa weton dapat menjadi sarana ngelingi asal lan tujuan urip — mengingatkan manusia akan asal-usulnya dan arah hidup yang sebaiknya dijalani.

Relevansi Weton di Zaman Modern

Mungkin ada yang menganggap weton hanyalah kepercayaan kuno, namun di tengah kehidupan modern, banyak anak muda mulai tertarik kembali mempelajari budaya Jawa, termasuk sistem weton.

Mereka menggunakannya bukan semata untuk “meramal nasib”, tetapi untuk refleksi diri dan memahami kepribadian.

Contohnya: Mengetahui potensi diri (introvert/ekstrovert) Mencari waktu terbaik untuk mengambil keputusan Menjaga hubungan dengan pasangan atau keluarga Dengan demikian, weton kini dipahami bukan sekadar mitos, melainkan bagian dari kearifan lokal (local wisdom) yang mengajarkan keseimbangan hidup.

Cek Wetonmu Sekarang!

Kalau kamu belum tahu weton kelahiranmu karena orang tua lupa mencatatnya, tak perlu khawatir. Sekarang kamu bisa cek weton otomatis berdasarkan tanggal lahir melalui berbagai situs dan aplikasi kalender Jawa online.

Cukup masukkan tanggal lahir Masehi, maka sistem akan menunjukkan:

-Hari dan pasaran kelahiranmu
-Nilai neptu
-Arti watak dan energi hidupmu

Cek Weton Tanggal Lahir Kamu di Sini

Kesimpulan

Weton Jawa bukan sekadar warisan budaya, tetapi simbol keterhubungan manusia dengan waktu dan alam. Melalui perpaduan hari dan pasaran, weton membantu kita memahami karakter, menemukan keseimbangan hidup, dan merencanakan masa depan dengan bijak. Tradisi ini mengajarkan nilai universal: bahwa setiap waktu memiliki makna, dan setiap kelahiran membawa doa serta energi yang khas. Mengetahui weton bukan berarti percaya buta pada ramalan, tetapi belajar menghargai warisan leluhur dan makna spiritual di balik waktu kelahiran kita.
Google Adsense akan muncul di sini

📅 Weton Hari Ini

Tanggal hari ini: 30 November 2025

Hari: Minggu (Neptu: 5)

Pasaran: Legi (Neptu: 5)

Weton lengkap: Minggu Legi

Total Neptu: 10


Penjelasan singkat jika lahir pada weton tersebut

Watak:

Termasuk tipe 'Sumur Sinaba' (tempat orang meminta nasihat) yang berwibawa, cerdas, dan jujur. Wataknya kuat namun lembut hati, suka kedamaian, dan cenderung tertutup. Kekurangan: mudah curiga dan kaku.

Rejeki:

Rejeki cukup stabil dan bagus, datang dari profesi yang melibatkan kepemimpinan, pendidikan, atau konsultasi.

*Data mengenai watak dan rejeki ini telah kami olah dan padukan dari referensi utama primbon Jawa, yaitu Serat Pawukon dan Serat Primbon Betaljemur Adammakna.

Google Adsense akan muncul di sini
Weton Jawa: Arti, Cara Hitung, dan Fungsinya dalam Primbon Jawa
Weton Jodoh: Cari Tahu Kecocokanmu dan Pasangan Menurut Primbon Jawa
Pantang! Jangan Pakai Batik Parang untuk Pernikahan Adat Jawa, Kenapa?
Susah Jodoh? Ini Tirakat yang Dilakukan Orang Jawa Kuno
Prosesi Selametan Ibu Hamil dan Tata Caranya dalam Budaya Jawa
Benarkah dan Perlukah Ganti Nama Supaya Bisa Buang Sial?
Hati-hati! Ini Arti Weton Jodoh yang Rawan Konflik/ Perselingkuhan (Menurut Primbon Jawa)
Arti dan Makna “Suro” dalam Budaya Jawa dan Pantangannya
Kejawen dan Paguyuban Penghayat Kepercayaan: Spiritualitas Jawa yang Tetap Hidup
Pengalaman Spiritual Kejawen: Perjalanan Laku Kebatinan sebagai Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan YME
Google Adsense akan muncul di sini

About | Privacy Policy | Terms & Conditions | Disclaimer | Contact